Begitu populernya sirkuit Nurburgring yang kerap kali menjadi patokan sebuah pabrikan mobil untuk menguji mobil barunya. Hal ini membuat pabrikan Jepang, Toyota berencana untuk memindahkannya ke negeri Matahari Terbit ini. Tapi tidak benar-benar memindahkan sirkuitnya, namun Toyota akan membuat replikanya. Menurut Nikkei Asian Review, pabrikan Jepang ini sudah melakukan investasi besar-besaran untuk membangun pusat pengujian baru yang salah satunya menyerupai Nurburgring.

Untuk meningkatkan efisiensi dalam pengujian sebuah mobil prototype atau mobil baru, Toyota membangun sebuah test track raksasa di Jepang yang diharapkan akan dapat menyerupai Neraka Hijau di Eropa alias Nurburgring. Bisa dibayangkan bukan berapa biaya untuk mengetes sebuah mobil Made in Japan di Nurburgring? Biasa shipping, akomodasi, dan lain-lainnya pasti akan membengkak untuk sekali tes. Kalau sepuluh kali tes?

Seperti kita ketahui, Nurburgring merupakan trek favorit bagi semua produsen dunia untuk menguji mobil-mobil buatannya. Sebanyak 170 tikungan dan trek lurus yang panjang serta kesulitan-kesulitan didalamnya membuat Nurburgring mampu melihat potensi mobil yang sesungguhnya. Jika mobil yang dites memiliki suatu kelemahan, dipastikan Nurburgring akan mampu mendeteksinya.

Rencananya Toyota akan membangun pusat riset dan pengembangan di pusat pulau Honshu, Jepang. Nantinya pusat riset dan pengembangan ini akan memiliki 11 trek berbeda untuk pengujian, salah satunya akan meniru Nurburgring. Tempat yang selalu digunakan oleh Toyota dan juga pabrikan mobil lainnya untuk mengembangkan model baru.

Tapi trek Toyota ini tidak akan total meniru Nurburgring secara penuh. Karena sirkuit Nurburgring Nordschleife memiliki total panjang 20,7 km, sedangkan versi Toyota hanya sepanjang 5,3 km. Tapi akan memiliki variasi tikungan dan juga tingkat elevasi yang mirip seperti sirkuit yang dijuluki The Green Hell ini.

Trek Toyota ini nantinya akan digunakan untuk menguji kemampuan setir dan pengereman untuk mobil baru dengan kondisi yang sulit. Agar mobil-mobil ini dapat memenuhi regulasi di seluruh dunia. Di mana mobil yang telah dites di sirkuit baru ini akan dikirim untuk Amerika dan Eropa. Juga negara berkembang seperti India dan Amerika Selatan.

Spy-Shots of Cars
This image has been optimized for a calibrated screen with a Gamma of 2.2 and a colour temperature of 6500°K
Total investasi yang digelontorkan oleh Toyota dilaporkan mencapai US$ 2,8 miliar. Tapi hal ini diperlukan oleh Toyota mengingat fasilitas riset dan pengembangan yang ada saat ini sudah maksimal. Toyota juga akan mengembangkan mobil energi alternatif lainnya. Di mana 11 trek di tempat baru ini akan lebih banyak mengembangkan mobil listrik. Rencananya pusat riset dan pengembangan baru ini akan dibuka pada tahun 2023 dan merekrut 3.300 pegawai. Dengan tambahan 550 pegawai lagi ke depannya.

