Hingga SS 6 Hardys Land Sencaki dapat bertarung maksimal melalui Wahyu Lamban dan Aan ZK, mobil dan mesin yang tidak mengalami perubahan settingan sejak 3 event masih lalu masih dalam kondisi sangat prima walaupun kemarin (1 November 2014) mobil Wahyu Lamban sempat terkena gundukan batu yang cukup keras dengan akibat salah satu ban nya sobek.

Selama 3 SS pada hari kedua ini waktu yang di peroleh tim Hardys Land tidak lebih baik dari hari sebelumnya, namun point dari masing-masing pembalap terus meningkat dengan stabil.

Kemudian untuk Wahyu Lamban sendiri, sudah dapat dipastikan akan menjadi pemenang kelas Upper pada seri kali ini. Hingga berakhirnya semua SS poin yang di peroleh Wahyu Lamban yaitu 245 yang dimana poin itu unggul cukup jauh dari peserta di peringkat kedua, yang kebetulan adalah Aan ZK, rekan satu timnya (177 poin).
Memang sejak SS 4, tim ini sudah mempersiapkan untuk bermain aman saja, dimana keempat offroader ini ingin mempertahankan posisi mereka agar tidak tersalip oleh offroader lainnya (secara poin).

Tidak terkecuali Dika dan Heru Berekele yang hingga SS 6, poin mereka mengharuskan mereka duduk di peringkat 6 dan 7. Mereka cukup bermain aman saja, karena dengan poin yang mereka peroleh akan sedikit sulit dan beresiko untuk mengejar masuk dalam jajaran 5 besar.

Selamat bagi Wahyu Lamban dan Aan ZK yang sudah bermain sangat cantik di dua hari ini.Dan bagaimana kah dengan Indonesia eXtreme Offroad Putaran final nanti? Apakah dengan bermain aman saja Wahyu Lamban akan mendapatkan gelar juara nasional ke duanya tahun ini? Kita lihat di akhir November nanti.

