Connect with us

Slalom

Wakili Wanita Indonesia di TIGP 2024, Canya Prasetyo Raih Hasil Impresif

Canya Prasetyo wakili Indonesia di Kelas Wanita TIGP 2024 dan AAGC 2024
Canya Prasetyo wakili Indonesia di Kelas Wanita TIGP 2024 dan AAGC 2024

JAKARTA – Kejuaraan Taipei International Gymkhana Prize (TIGP) 2024 turut menyertakan peslalom wanita Indonesia, Canya Prasetyo. Ia tampil bersama dua wakil Indonesia lainnya, yakni Adrian Septianto dan Anjasara Wahyu dalam ajang bergengsi tersebut.

Tampil perdana dalam ajang TIGP dan Asia Auto Gymkhana Championship (AAGC) 2024, memang menjadi langkah baru baru bagi puteri Prasetyo Edi Marsudi. Kesempatan ini diberikan lantaran ia berhasil meraih kampiun di Kelas Wanita Kejurnas Slalom 2023 lalu.

Usai melakoni balapan tersebut, Canya, mengungkapkan ada beberapa hal penting yang ia dapat. Terlebih lantaran ini merupakan event internasional, maka penyesuaian terhadap kendaraan atau mobil menjadi poin penting untuk menunjang performanya.

Canya Prasetyo wakili Indonesia di Kelas Wanita TIGP 2024 dan AAGC 2024

Anjasara (kanan) dan Canya Prasetyo (kedua dari kanan) berhasil naik podium di ajang TIGP dan AAGC 2024

 

“Harus berusaha beradaptasi dengan mobil yang dipakai di sana, karena memiliki kesulitan merupakan mobil sedan yang memiliki berbagasi cukup lebar juga. Dan yang paling penting adalah beradaptasi dengan mobil stir kiri,” ungkap Canya, saat wawancara dengan FastnLow.

Kendati merasakan perjuangan yang lebih berat dari kejuaraan yang ia ikuti di Indonesia, namun kerja keras Canya berhasil membuahkan hasil yang impresif. Pada gelaran AAGC, ia berhasil naik podium ketiga dan pada ajang TIGP 2024, ia meraih podium keempat di kategori Mixed Double bersama Anjasara Wahyu.

“Kalau bicara hasil, Alhamdulillah saya mendapatkan podium 3 di kategori Mixed Double AAGC dan podium 4 di kategori Mixed Double TIGP bersama kak Anjas,” sambung Canya.

Canya Prasetyo wakili Indonesia di Kelas Wanita TIGP 2024 dan AAGC 2024

Podium Canya Prasetyo di ajang TIGP 2024 dan AAGC 2024

 

Ia juga menyampaikan, apa yang ia lakukan pada gelaran internasional tersebut telah dilakukan dengan semaksimal mungkin. Namun, hasil berkata lain lantaran ia mengalami salah soal sehingga membuat penampilannya kurang klimaks.

“Saya sudah berusaha semaksimal mungkin, tapi karena satu dan lain hal, seperti jadwal yang padat sehingga tidak ada kesempatan mapping lagi pada hari kedua untuk menuju top 8 Female Solo, sehingga menyebabkan saya salah soal. Itu juga terjadi sebenarnya karena faktor pressure mental saya pribadi, dan itulah alasan utama saya untuk kedepannya latihan lebih giat lagi,” pungkasnya. (*)

Comments

Copyright © 2022 Fastnlow.net. Theme by Fastnlow, powered by CV. OTOMEDIA NUSANTARA.

Connect