World Touring Car Championship akhirnya menyelenggarakan serinya yang ketujuh di Belgia tepatnya di Sirkuit Spa-Francorchamps. Seri ketujuh WTCC ini diadakan sejak tanggal 21 sampai 22 Juni 2014 lalu.
Sebelumnya, Sirkuit Spa-Francorchamps pernah disinggahi para pembalap Touring Car pada tahun 2005. Setelah sembilan tahun, akhirnya tahun ini WTCC kembali diadakan di sini. Sirkuit ini memiliki panjang lintasan 7004 meter. Tiap pembalap peserta WTCC akan melaju di sirkuit ini sebanyak sembilan putaran pada setiap race. Pada seri tujuh ini, berlangsung dua race. Race pertama diadakan pada tanggal 21 Juni 2014 sedangkan race kedua diadakan pada tanggal 22 Juni 2014.
Pada race pertama, Yvan Muller menduduki peringkat pertama sedangkan peringkat kedua diraih oleh Jose Maria Lopez. Sedangkan pada race kedua, jawaranya adalah Jose Maria Lopez yang disusul oleh Yvan Muller. Sejak awal WTCC dimulai, kedua pembalap ini memang bersaing ketat. Keduanya selalu susul menyusul dalam peringkat kemenangan tiap race. Bahkan secara score total keseluruhan, kedua pembalap ini menduduki peringkat pertama dan kedua.
Sepanjang race, sebagian besar pembalap mengaku memiliki masalah dengan power steering bahkan sejak sesi kualifikasi. Sebastien Loeb misalnya, dia mengaku bahwa dia memiliki masalah power steering pada bagian tikungan Raidillon.
“I like every corner of this track, just not the Raidillon. I struggled with the power steering there, as going into the corner you have a compression which hardens the steering, and on our car it stiffens up just a bit too much (Saya suka tiap sudut lintasan ini kecuali bagian Radillion. Saya berjuang dengan power steering disini, saat mencapai sudutnya, kamu harus memiliki sebuah kompresi yang menekan kemudi, dan di mobil kami, ini terlalu kaku),” ucap Sebastien Loeb sesaat setelah sesi kualifikasi selesai.
Pernyataan Loeb tersebut menjadi senjata tersendiri bagi Jose Maria Lopez. Ia mengaku bahwa sejak awal dia memiliki pertarungan yang baik dengan Loeb. Mengetahui Loeb memiliki masalah dengan power steering di Raidillon, Lopez memanfaatkannya dengan berjuang sebaik-baiknya di tikungan itu.
“On the last lap I took some risks to get up Raidillon as fast as I could and I managed to pass him at the end of the Combes straight (Pada putaran terakhir, saya mengambil resiko untuk melalui Raidillon secepat yang saya bisa dan saya berencana untuk menyalip Loeb pada akhir Combes),” kata Lopez setelah pertandingan berakhir.
Bagi Muller yang mendapat peringkat pertama pada race pertama, kunci kemenangannya adalah start yang baik. “The key to the win in the first race was to have a good start, which I managed. (Kunci kemenangan pada race pertama adalah dengan memiliki start yang baik seperti yang saya lakukan),” ucap Muller.
Peringkat pertama score keseluruhan dari WTCC ini diraih oleh Jose Maria Lopez dengan poin sebesar 255. Peringkat kedua diambil oleh Yvan Muller yang memiliki poin sebanyak 216. Sedangkan peringkat ketiga diduduki oleh Sebastien Loeb yang dulunya adalah peraih juara dunia World Rally Campionship dengan poin sebanyak 190 pt.
Source: http://www.fiawtcc.com/news/




