Hujan yang turun sejak awal X-Offroad racing hari pertama di Sirkuit Pagedangan, Bumi Serpong Damai, Tangerang, Banten pada tanggal 22-23 Februari 2014 menyebabkan lintasan offroad menjadi licin. Bahkan badai sempat ikut mewarnai Special Stage (SS) 2.

Lintasan Licin Menyulitkan Pembalap
Hujan dan badai yang menjadi penyebab lintasan licin ternyata menyulitkan para pembalap peserta X-Offroad dalam mengendalikan kendaraannya.

Tak heran bahwa banyak pembalap yang ikut menjadi korban lintasan yang licin tersebut diantaranya adalah Julian Johan. Jeje, sapaan akrab Julian Johan ini mengalami musibah yaitu tergelincir hingga mengenai pembatas jalur di Special Stage 2.
Kesulitan tak hanya dialami Jeje. Pembalap Haji Sam juga mengalami kesulitan dalam mengontrol mobilnya. Pada balapan ini, tiap pembalap menempuh lintasan sepanjang 3,8 kilometer yang memiliki 18 rintangan. Beberapa pemalap mengakui bahwa kondisi rintangan hujan kali ini merupakan termasuk yang terparah dari beberapa tahun terakhir ini.
Sedangkan salah satu peserta dari tim Jh onLin, yang juga sponsor event besar ini, kurang beruntung dalam Special Stage 2. Mobilnya yang bermesin Hummer dan sangat cepat tersebut ternyata malah menyulitkannya ketika akan menyalip kendaraan didepannya. Ia terpaksa menunggu kendaraan yang sudah start terlebih dahulu untuk menepi agar bisa melanjutkan mengarungi lintasan balap. Hal itu ternyata cukup memakan waktu.
Pembalap Aspal Juga Ikut Serta
Rifat Sungkar yang merupakan pembalap rally nasional juga ikut serta dalam ajang X-Offroad kali ini. Terjunnya Rifat Sungkar dengan mobil Mitsubishi Pajero Sport ini sudah dinanti-nanti. Permainannya sangat cantik. Hal ini membuktikan bahwa ia memang pembalap tanah yang handal dengan melihat caranya mengambil tikungan dan mengendalikan Pajero Sportnya di tengah track yang berlumpur akibat hujan.
Ternyata dalam ajang X-Offroad ini, ada beberapa pembalap aspal yang mencoba balapan di lintasan tanah. Diantaranya ada M. Rulli Armanda (Dido), Regi Fiandisa dan Demas Agil. Demas Agil yang dikenal sebagai pembalap slalom ini mengikuti X-Offroad langsung masuk di kelas FFA 2 (bermesin 4 cylinder) dengan mobil bermesin SR 20 DET turbo.

Meskipun merupakan pengalaman pertamanya mengikuti X-Offroad dan berlaga di lintasan tanah, Demas Agil lancar melewati SS1 dan SS2 meskipun sempat kewalahan menghadapi lumpur yang menutupi pandangannya pada SS1. Demas Agil pun menerapkan teknik menyetir di drift dan slalom pada penampilannya kali ini. Hal ini terlihat dari cara Demas dalam menikung.
Setelah melewati SS1 dan SS2, para pembalap offroad sudah bisa melihat catatan waktu sementara yang telah mereka cetak. Masih aka nada dua SS lagi yang akan mereka lewati artinya masih ada kesempatan untuk mengejar waktu dan menjadi juara dalam X-Offroad Racing 2014.






