JAKARTA – Pasca kehebohan Indonesia kembali menjadi tuan rumah balap MotoGP, kini Sirkuit Mandalika yang terletak di Indonesia Timur, akan menggelar kegiatan track day.
Tentunya, kehadiran program yang digagas oleh Denny Pribadi, sebagai pelaku motorsport di Indonesia, akan menjadi buruan para pecinta balap terlebih digelar di Sirkuit Mandalika.
Saat berbincang dengan FastnLow, Denny Pribadi, mengatakan Track Day ini akan diselenggarakan pada 21 – 22 Mei 2022.
Pada gelaran Track Day tersebut akan ada tiga kegiatan yang akan berlangsung. Kegiatan yang diselenggarakan di salah satu sirkuit terindah di dunia tersebut adalah Track Day, Drift Camp dan juga Drift Show.
Untuk membuat acara tersebut berlangsung dengan meriah, Mandalika Grand Prix Association (MGPA) akan mengajak komunitas motor, komunitas mobil serta masyarakat umum dan juga pembalap Indonesia. Nantinya mereka akan bisa mengelilingi Sirkuit Mandalika sambil menikmati keindahannya dengan menggunakan kendaraan mereka sendiri. Tentunya ada aturan aturan yang perlu dipatuhi oleh para peserta.
“Kecepatan mobil komunitas tersebut juga akan dibatasi sekitar 100 km/jam kurang. Kalau pembalap diperbolehkan lebih kencang karena pembalap ini menggunakan mobil balap dan sudah terbiasa balapan di sirkuit,” ujar Denny Pribadi.
Sementara itu, kegiatan Drift Camp dan pelatihan memiliki tujuan untuk mencari bibit-bibit drifter baru khususnya di area Pulau Lombok. Nantinya para drifter muda tersebut akan berada di bawah naungan dari Indonesian Drift Community (IDC) sebagai komunitasnya. Produknya dari Drift Camp dan pelatihan ini sendiri adalah tujuannya untuk mengenalkan dunia drifting kepada pecinta otomotif khususnya yang ada di Pulau Lombok.
Denny Pribadi mengakui bahwa sampai saat ini banyak yang menghubunginya secara personal untuk bisa belajar drifting. Banyak anak muda dari Lombok yang ingin belajar drifting dengan baik dan benar.
“Kami mengundang drifter-drifter Pro dari Jakarta untuk mengajarkan mereka mengenai dunia drifting, dari segi teknik drift, membangun mobil drift, dsb,” tambah Depri (sapaan akrab Denny Pribadi)
MGPA juga akan mengundang juga para drifter-drifter muda dari pulau Bali untuk mengenalkan bagaimana melakukan drifting. Tentunya kepada masyarakat Lombok yang tertarik dengan dunia drifting.
Untuk biaya yang harus dikeluarkan oleh para komunitas hingga pembalap yang ingin ikut Track Day di Sirkuit Mandalika, adalah untuk komunitas motor atau masyarakat yang motornya di bawah 250cc, tidak dipungut biaya. Namun untuk motor dengan kapasitas mesin di atas 250 cc atau moge, mereka harus mengeluarkan kocek sebesar Rp 750 Ribu.
“Untuk komunitas mobil atau masyarakat umum yang menggunakan mobil standar tidak dikenakan biaya. Namun untuk yang membawa mobil balap harus membayar Rp 1 Juta. Sedangkan yang membawa Supercar harus membayar Rp 1,5 Juta. Sedangkan masyarakat yang ingin mengikuti Drift Camp, tidak dipungut biaya,” pungkas Depri.
Mengenai kuotanya sendiri tentu dibatasi. Untuk motor memiliki kuota 30 motor. Kemudian untuk mobil 25 unit. Sedangkan kuota Drift Camp sebanyak 20 orang. Tapi hingga saat ini kuota sudah penuh terisi.

