Connect with us

Headline

Rival Tim Pabrikan Absen di ITCR Max 2022, Demas Agil Tertantang dengan Privateer

Demas Agil Juara ITCR Max 2022
Demas Agil Juara ITCR Max 2022

BOGOR – Demas Agil, pembalap Toyota Gazoo Racing Indonesia (TGRI) sukses menjadi juara ITCR Max 2022 dan berhasil memetik poin penuh pada Minggu (13/3/2022) lalu.

Melihat kondisi yang terjadi saat balapan berlangsung, Demas Agil, memang tidak lagi menghadapi lawan utama mereka tim pabrikan, Honda Racing Indonesia. Tim yang menaungi Alvin Bahar tersebut, memutuskan untuk hengkang dan memilih kejuaraan baru pada gelaran Indonesia Sentul Series of Motorsport (ISSOM).

Meski atmosfer balapan yang terjadi tidak seperti tahun 2021, namun Demas Agil yang berhasil menjadi Juara ITCR Max 2022 menganggap bahwa hal tersebut bukan persoalan yang krusial. Alasannya, menurut pembalap kelahiran Jakarta ini, ia bersama tim tidak memandang kecil tim privateer.

“Jika bicara persaingan, ya sama. Saya punya prinsip bahwa semua orang sama, dan saya melihat mereka yang kemarin balapan adalah pembalap yang hebat. Kita tidak bisa melihat orang lebih kecil dari kita atau under estimate karena mereka bukan pabrikan. Jadi kita harus pukul rata semua orang punya kapabilitas yang sama,” jelas Demas Agil.

Demas Agil pembalap Toyota Gazoo Racing Indonesia

Demas Agil pembalap Toyota Gazoo Racing Indonesia

Selepas balapan, Demas, yang menggeber Toyota New Yaris GR Sport, mengatakan memang persaingan yang terjadi begitu ketat antara dirinya, dengan beberapa pembalap lain seperti Abraham dan Zharfan Rahmadi. Bahkan, persaingan tersebut tersaji sejak sesi kualifikasi digelar Sabtu (12/3/2022) siang.

Sementara itu, menanggapi absennya rival utama di atas lintasan pada kejuaraan yang sama, suami dari Rully Prameswari ini menjelaskan tanpa kehadiran Honda Racing Indonesia itu adalah pilihan yang harus mereka putuskan, ingin bersaing kembali pada kejuaraan yang sama atau justru sebaliknya.

“Kita selalu siap untuk berhadapan dengan siapapun, baik dengan privateer atau pabrikan lain. Kelas ini sudah dibuat sedemikian rupa, supaya lebih adil untuk semua. Kalau enggak ada pabrikan, itu kan pilihan mereka dan sekarang wadahnya tetap ada, mereka yang privateer ikut terus. Tiba-tiba tim pabrikan menghilang, kita tetap stay,” bebernya.

Meski banyak yang mempertanyakan absennya pembalap nomor satu Honda di kejuaraan tersebut, namun persaingan tetap sengit lantaran ada regulasi yang baru saja diterbitkan oleh Ikatan Motor Indonesia, selaku regulator balap di Indonesia.

Persaingan Demas Agil pada seri pertama Kejurnas ITCR Max 2022

Persaingan Demas Agil pada seri pertama Kejurnas ITCR Max 2022

Pada tahun ini, IMI telah merumuskan bahwa pada kejuaraan tersebut semua mobil balap harus menggunakan bahan bakar dengan Ron 98 dan tidak boleh menggunakan jenis bahan bakar dengan tingkat Ron yang lebih tinggi.

“Ya kita memang punya regulasi baru pada tahun ini. Di mana, pembatasan berupa penggunaan bahan bakar dengan Ron 98. Tapi, dengan disahkannya regulasi itu, tetap membuktikan bahwa siapapun bisa bersaing secara sehat di dalam lintasan, ” pungkas pembalap dengan nomor 36 ini. (*)

Comments

Copyright © 2022 Fastnlow.net. Theme by Fastnlow, powered by CV. OTOMEDIA NUSANTARA.

Connect