Maraknya mobil retro 2-3 tahun lalu,membuat bung Nanung sang pemilik bengkel Ennergi ingin menambah mainan mobil berbeda spek dengan nova yang dimilikinya, dimana nova ini sudah mengambil ranah full spec drag. Kemudian bung Nanung mencari mobil yang bisa memuaskan hasratnya bermain-main di ranah mobil retro. Konsep yang ingin diangkat adalah mobil dengan penggerak roda belakang dan daily use performance.
Setelah kurang lebih 3 bulan mencari dan memilih akhirnya diputuskan untuk meminang Daihatsu Charmant. Pertanyaan yang akan banyak muncul adalah mengapa Charmant?
Mari kita berbincang-bincang lebih lanjut, untuk informasi tambahan teman-teman bahwa Daihatsu Charmant ini sebenarnya berbasis kepada Toyota Corolla. Kebetulan Charmant ini punya mesin dari Toyota dengan kode mesin 4AC. 4AC satu rumpun dengan mesin 4A yang mempunyai seri mesin performance yaitu 4AGE jadi modifikasi mesin dapat dilakukan dengan melakukan kawin silang.
Sehingga upgrade mesin yang dilakukan tidak akan merubah konsep daily use. Dimana daily use itu nomor rangka dan nomor mesin harus sesuai tidak menyalahi aturan yang ada. Kita kembali lagi melihat konsep yang akan diangkat yaitu daily use performance. Dimanakah letak performance dari mainan bung Nanung ini?
Mari kita buka kap mesin mobilnya. Yup darah muda mengalir deras disini. Modifikasi yang telah dilakukan adalah mengganti head mesin charmant dengan 4AGE black top series 20 valve. Tentu saja ini dengan instan mendongkrak tenaga sang roda empat. Pengaplikasian black top ke charmant sedikit tricky jika ingin tetap mempertahankan ke-original annya ungkap bung Nanung, karena gap di engine bay nya sedikit.
Jadi hati-hati apabila anda melihat Daihatsu Charmant warna putih ini, begitu melihat tampilan luarnya yang retro, oldschool, tetapi begitu kap mesin diangkat persiapkan diri anda untuk mengencangkan sabuk pengaman. So sleeper…..
Alasan lain mengapa memilih Daihatsu Charmant karena mobil ini sudah dilengkapi dengan power steering yang dapat memudahkan penggunaan harian.
Dulu sempat dipakai kan 4barrel untuk mengejar kesan retro bisik sang pemilik. Dengan usahanya tersebut mempertahankan original dan performance maka best retro di ajang bergengsi Djarum Black Auto Through pun disabet. Setelah kontes, ternyata 4 barrel tidak bersahabat untuk daily use, akhirnya 4 throttle injection menjadi pilihan yang tepat untuk daily use.
Mesin
Block Original Daihatsu Charmant, Head 4AGE black top series 20 valve, internal 4EFE dan 4AGE, piston mazda, map sensor ECU full set black top, pengapian Crane Cams PS 91, kabel busi NGK, kabel koil MSD, header 4-1 c pipe tail pipe front pipe reason muffler NP racing.
Interior dan eksterior
Full original
Kaki-kaki
Suspensi custom, velg performance ring 14, strut bar depan dan belakang NP Racing.






